logo blog
Selamat Datang Di Blog Kompi Males
Terima kasih atas kunjungan Anda di blog Kompi Males,
semoga apa yang saya share di sini bisa bermanfaat dan memberikan motivasi pada kita semua
untuk terus berkarya dan berbuat sesuatu yang bisa berguna untuk orang banyak.
loading...

Sinopsis Yong Pal Episode 11 Part 2


Sinopsis Yong Pal Episode 11 Part 1. Chae Young berjalan ke depan jendela dan dia kemudian mulai bercerita kalau sebenarnya sebelum menikah dengan Doo Joon, dia sudah mencintai seseorang bahkan dia sudah hamil anak. Namun karena ayahnya diminta menikahkan dirinya dengan Doo Joon, jadi sang ayah pun melakukan berbagai macam cara untuk mewujudkannya. Ayahnya sampai membuat keluarga pria yang dicintainya bangkrut, karena kondisi tersebut, si pria tak tahan dan memutuskan bunuh diri. Tak punya pilihan lain, Chae Young pun menggugurkan kandungannya. 


Chae Young memberitahu Doo Joon, kalau Doo Joon bukanlah seorang korban melainkan seorang penyerang. Jadi, dia pun berjanji untuk tidak akan pernah mempunyai anak dari Doo Joon. Mendengar itu Doo Joon murka dan langsung melempar gelas anggurnya ke dinding. Dengan perasaan mara diapun langsung menghampiri Chae Young dan membanting Chae Young di atas sofa. 


Doo Joon dengan perasaan marahnya mulai menciumi bibir Chae Young berkali-kali namun karena tak ada balasan dari Chae Young, Doo Joon pun menghentikannya. 

“Kau bisa membunuhku... tetapi kau tidak akan pernah memilikiku. Tidak akan pernah.” Ucap Chae Young yang kemudian mendorong Doo Joon dan pergi.


Doo Joon lalu memanggil Direktur Sohn karena sebelum dia menikah dengan Chae Young, direktur Sohn lah yang bertugas memeriksa latar belakang Chae Young. Doo Joon marah karena direktur Sohn tidak memberitahukan tentang masa lalu Chae Young. Saat ditanya alasannya kenapa direktur Sohn tidak cerita, direktur Sohn menjawab kalau semua itu adalah perintah dari ayah Doo Joon sendiri. Takut Doo Joon semakin marah padanya, direktur Sohn langsung berlutut dan meminta maaf. Dia beralasan kalau saat itu dia tak punya pilihan lain. 

Doo Joon lalu membahas tentang ucapan Presdir Go mengenai pembangunan piramida. Tentu saja direktur Sohn langsung terlihat was-was. Dia takut, Doo Joon akan membunuhnya. 


Yeo Jin sudah berada di atap rumah sakit, dia disana tanpa menggunakan perban. Dia kemudian mengirim sms pada direktur Sohn yang isi sms-nya : “Bawa pasport ku ke bandara Incheon. Jika tidak, kau juga akan berakhir mati oleh  Han Doo Joon – Han Yeo Jin.”


Direktur Sohn lalu menunjukkan sms tersebut pada pihak keamanan. Mereka berdua benar-benar yakin kalau Yeo Jin masih hidup. Mereka juga menduga kalau Yeo Jin ingin melarikan diri ke luar negeri. Tak mau kehilangan Yeo Jin, direktur Sohn pun menyuruh bapak keamanan untuk menjaga keamanan menuju bandara. Dia bahkan menyuruh bapak keamanan untuk meminta bantuan dari polisi, perusahaan penerbangan dan departemen kehakiman. Direktur Sohn juga mengatakan untuk membawa semua penjaga di lantai 12, karena tak ada gunanya lagi disana diberi penjaga, karena ruangan itu hanyalah ruangan kosong. 

“Jika kita tidak menangkap Young Ae, kau dan aku juga akan mati.” Ucap direktur Sohn dan segera menyuruh bapak keamanan cepat bergerak. 

Semua penjaga mulai bergerak, mereka semua meninggalkan lantai 12 termasuk kamar area terlarang. Perawat Han dan temannya pun bertanya2 kenapa saat melihat semua penjaga pergi. Temannya lalu berkata kalau inilah pertama kalinya area terbatas tidak dijaga. Perawat Han menjawab itu karena Young Ae/ Yeo Jin sudah tak ada lagi disana. 


Di ruang operasi Tae Hyun masih berjuang keras menyelamatkan dr Lee. Karena tinggal melakukan penjahitan pada kulitnya, Tae Hyun pun meninggalkannya pada juniornya. Kemana Tae Hyun mau pergi? Dia menemui Yeo Jin di atas atap. Saat ditanya kenapa Yeo Jin melepas perbannya, dengan wajah tersenyum Yeo Jin menjawab kalau anginnya terasa segar. Yeo Jin kemudian balik bertanya apa ada sesuatu yang baik yang sudah terjadi dan Tae Hyun menjawab kalau operasinya berjalan dengan lancar, namun Tae Hyun tidak memberitahu Yeo Jin kalau orang yang baru saja dia operasi adalah dr Lee. 

Yeo Jin kemudian meminta handpone milik Tae Hyun, dengan handpone itu, dia mengirim sms ke Chae Young yang berbunyi “Bu, bawa aku pergi. Aku harus keluar dari rumah sakit.” 


Chae Young yang saat menerima sms itu sedang menyetir mobilnya, langsung tersenyum senang karena dia merasa akhirnya Tae Hyun mendengar apa perkataannya. 

Chae young kemudian menjawab pesannya, “Ok... aku akan kesana dalam 30 menit.” Yeo Jin membacanya karena ponsel Tae Hyun masih di tangannya. Tae Hyun sendiri yang punya handpone tidak tahu kalau Yeo Jin mengirim sms seperti itu pada Chae Young. 

Saat mengetahui tentang sms itu, tae Hyun bertanya kenapa. Yeo Jin menjawab kalau dia punya satu permintaan lagi pada Tae Hyun, dia ingin Tae Hyun melarikan diri dari rumah sakit. Tentu saja Tae Hyun menolak karena dia tak bisa pergi tanpa Yeo Jin. 



“Aku harus menyelesaikan pertarungan ini. Dan kau harus melakukan sesuatu untukku di luar.” Jawab Yeo Jin karena hanya Tae Hyunlah yang bisa melakukan hal tersebut untuknya. Apa permintaan Yeo Jin? Ternyata dia ingin Tae Hyun menikahinya, agar Tae Hyun bisa menjadi walinya dan melindunginya dari Doo Joon. Ya, dia ingin Tae  Hyun keluar dari rumah sakit sekarang, agar bisa mengurus pernikahan mereka. Mendengar permintaan itu, Tae Hyun langsung mengiyakannya. Bahkan untuk meyakinkan Yeo Jin kalau dia sangat ingin menikah dengan Yeo Jin, Tae Hyun pun langsung menciumnya. Setelah mencium, Tae Hyun lalu berkata kalau inilah jawabannya.

Semua penjaga di rumah sakit Hanshin sudah sampai semua di bandara Incheon. Tae Hyun sendiri sekarang sudah berada di dalam lift, dia hendak keluar dari rumah sakit. Selain Tae Hyun, di dalam lift juga ada sepasang kekasih. Di dalam lift, Tae Hyun terus terngiang2 tentang permintaan Yeo Jin agar dia menikahinya dan menjadi walinya. 

Saat berada di parkiran, Tae Hyun di halangi pergi oleh penjaga yang masih berjaga disana. Tiba2 pasangan kekasih yang berada di belakangnya tadi langsung menyerang penjaga itu agar Tae Hyun bisa pergi. Ternyata pasangan tadi adalah orang yang dikirim Chae Young agar Tae Hyyun bisa pergi dari rumah sakit. Setelah orangnya menahan si penjaga, Chae Young dengan cepat membawa Tae Hyun pergi.




Tae Hyun meminta Chae Young untuk mengantarkannya ke bandara Incheon. Mendengar itu tentu saja Chae Young menebak kalau Tae Hyun berencana keluar negeri. Di rumah sakit Yeo Jin berjalan menuju area terbatas, dia masih menggunakan perban. Perawat Han dan temannya melihat dia, namun mereka membiarkannya, karena memang tidak sembarang orang yang bisa masuk ke dalam sana. 


Kita kembali lagi pada Chae Young yang senang karena Tae Hyun meminta bantuannya, itu berarti Tae Hyun langsung memikirkan dirinya saat mengalami situasi sulit. Dia kemudian bercerita tentang rencana cerainya dengan Doo Joon. Mendengar hal itu tentu saja Tae Hyun merasa tak nyaman, karena Chae Young bercerai karena dirinya. Tae Hyun berusaha menjelaskan pada Chae Young kalau dia mencintai wanita lain, namun Chae Young tidak percaya, karena dia sudah memeriksa semua tentang Tae Hyun dan dari informasi yang dia dapat Tae Hyun tidak punya pacar. Tentu saja Tae Hyun tak bisa berkata2 lagi, karena dia tak bisa memberitahu Chae Young kalau orang yang dia cintai adalah Yeo Jin. 


Direktur Sohn sedang menunggu di tempat parkiran, tak lamakemudian dia mendapat sms lagi dari Yeo Jin. 

“Jika orang lain pergi ke bandara, kau harus datang ke kamarku.” 


Membaca kata kamar, direktur Sohn lalu teringat pada area terbatas dan dia pun langsung mengeceknya dari cctv yang terpasang. Ya, Yeo Jin dengan wajah tanpa perban memang sedang berjalan kesana. Yeo Jin dengan mudah bisa masuk ke kamar itu. 


Melihat tempat tidur yang dia pakai selama 3 tahun terakhir, membuat Yeo Jin sedikit gemetar. Dia teringat pada ucapan Doo Joon saat Doo Joon mengunjunginya. Dia juga teringat saat Perawat Hwang mendandaninya. Dia juga teringat saat dr Park berkata kalau nasib Yeo Jin adalah mati dalam keadaan koma agar dia tak merasa kesakitan. 

Yeo Jin lalu teringat pada kata2 Tae Hyun yang berkata, “Jika kau tidak bisa berjalan menuju tahta... kau juga tidak akan bisa duduk diatas tahta itu.” 

Yeo Jin lalu menguatkan dirinya dan berjalan ke tempat tidurnya. Saat dia menekan layarnya, tempat tidurn berubah menjadi kursi. Melihat kursi itu Yeo Jin teringat pada kata2 ayahnya yang dititipkan pada Perawat Kang, ‘Kursi yang akan kau duduki adalah kursi ratu”


Yeo Jin lalu duduk disana dan secara otomatis, kursi tersebut langsung mendeteksinya. Setelah yakin kalau yang duduk adalah Yeo Jin, sebuah video muncul di hadapannya. Itu adalah video rekaman dari ayahnya. Sang ayah berkata disaat Yeo Jin menonton video itu, maka ayahnya sudah meninggal dan Yeo Jin sendiri sudah menemukan kamarnya sendiri jadi Yeo Jin sudah memenuhi syarat untuk menjadi pemilik kamar itu. Selain memenuhi syarat menjadi pemilik kamar, Yeo Jin juga memenuhi syarat menjadi pemilik Hanshin Group. 


Dalam videonya, sang ayah bersyukur karena sekarang Yeo jin tidak perlu berusaha bunuh diri lagi karena Yeo Jin tidak bisa melihatnya. Ya, Yeo Jin dulu berusaha bunuh diri karena dia sangat membenci ayahnya. Yeo Jin hanya bisa menangis melihat ayahnya berkata seperti itu.

“Jadi, jangan mati lagi. Maaf Yeo Jin... inilah satu-satunya cara menyelamatkanmu. Ini sangat menyakitkan saat kau mengatakan.... kalau kau mengambil orang yang paling kucintai. Tapi setidaknya kau tahu kalau orang yang paling kucintai adalah dirimu. Terima aksih. Setelah aku pergi, aku tahu Doo Joon tidak akan membangunkanmu. Aku tidak punya pilihan selain pergi tanpa melakukan apa2 padanya. Maafkan aku. Maaf aku tidak bisa melindungimu sampai akhir. Yeo Jin dengarkan baik2. Dan kau tidak perlu terkejut atau kesakitan lagi. Kau hanya perlu tahu tentang kebenarannya. Jujur aku tahu kau berkencan dengan Choi Sung Hoon dati Daejung Group. Tentu saja aku khawatir. Tapi kau cukup cerdas dan memiliki penilaian yang baik. Jadi aku memutuskan untuk mempercayaimu dan menunggumu. Beberapa saat sebelum kecelakaanmu.... aku mulai menerima laporan aktivitas yang mencurigakan. Aku tahu kalau Choi Sang Hoon... berkomunikasi secara diam2 dengan Doo Joon. Dia mendekatimu dengan tujuan tertentu. Dia menerima informasi rahasia pada bisnis baru. Hanshin group menginvestasikan banyak uang pada bisnis baru itu. dia akan menuduhmu dengan tuduhan palsu dan Do Joon akan menyingkirkanmu. Tapi Sang Hoon serakah , dia ingin mendapatkan info rahasia dan juga kau. Pada akhirnya, ia dibunuh oleh Do Joon.”


Flashback! 
Pada malam kecelakaan itu, Doo Joon menelpon seseorang dan menyuruh orang itu untuk membunuh Yeo Jin dan Sung Hoon. 

“Hal itu terjadi karena Doo Joon memerintahkan untuk membunuh kalian berdua.” jelas sang ayah dalam video dan Yeo jin yang shock mendengar kenyataan itu langsung berteriak histeris. Di luar Perawat Han merasa seperti mendengar sesuatu dari dalam kamar area terlarang, namun karena temannya tidak mendengar apa2, jadi diapun mengacuhkan hal tersebut. 


Di dalam kamar, Yeo Jin sudah mulai tenang. Kita kemudian melihat direktur Sohn berjalan menuju kamar Yeo Jin. Tapi sayang, dia tak bisa masuk kedalam. 

“Kau pasti lebih kuat sekarang.” Lanjut sang ayah dalam videonya. “Itu sebabnya aku membuat ruangan ini untukmu. Dan aku punya hadiah besar untukmu yang akan membantumu. Aku akan menyerahkannya padamu sekarang. Lihatlah disisi kanan bawah.” 



Yeo Jin lalu melihat ada tempat rahasia disana, di dalam tempat kecil itu, Yeo Jin menemukan sebuah flashdish. 

“Pada USB itu.... ada catatan rinci dana tertentu dari Hanshin Group.. yang diciptakan melalui perusahaan terkait. ... dan itu digunakan untuk membiayai lobi dalam lingkaran politik.” Ucap sang ayah yang yakin kalau Yeo Jin pasti tahu apa maksud perkataannya itu. 

“Jika mereka tahu kau memiliki USB itu di tanganmu... tidak ada presiden perusahaan yang terkait dengan Hanshin Group atau salah satu pejabat pemerintah...yang berani melawanmu... oleh karena itu, yang punya informasi.... dapat menjadi pemilik utama dari Hanshin Group. Tentu saja, setelah aku pergi.... Doo Joon melakukan sebisanya untuk menemukannya... tapi dia tidak akan pernah bisa memilikinya... karena dia bukan pewaris Hanshin.” Ucap sang ayah dan batuk. Sang ayah merasa kalau dia tak punya banyak waktu lagi. Jadi dia memberikan kata2 terakhirnya pada Yeo Jin. 


“Orang –orang ragu sampai akhir... aku benar2 mencintai ibumu dengan sepenuh hati. Begitulah caraku bisa melindungi Hanshin. Yeo Jin-a.... aku mencintaimu... tolong lidungi Hanshin.”



Yeo Jin terlihat tambah kuat setelah mendengar semua perkataan ayahnya itu. Pintu kamar Yeo Jin tiba2 terbuka sehingga direktur Sohn bisa masuk ke dalamnya. Dia terlihat terkejut saat melihat gambar ayah Yeo Jin, karena dia memang belum pernah melihat hal tersebut. Dia kemudian melihat Yeo Jin yang masih duduk disana.

Flashback! 
Setelah  direktur Sohn menyuruh ketua penjaga dan semua anak buahnya pergi ke bandara dan memblokir pintu keluar.  Dia mendapat sms lagi dari yeo Jin yang menyuruhnya datang ke kamarnya. 


“Yah, aku disini. Apa yang akan anda lakukan sekarang? Anda menjadi tikus yang terjebak dengan jabakanmu sendiri.” Ucap Direktur Sohn pada Yeo Jin.


“Berlutut.” Ucap Yeo Jin dan tentu saja itu membuat direktur Sohn terkejut.

Apa yang akan terjadi setelah ini? Apakah Direktur Sohn benar2 akan menjadi orangnya Yeo Jin. Jangan kemana-mana, tunggu sinopsis episode 12nya yah..

Enter your email address to get update from Kompi Ajaib.
Print PDF
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »

loading...
Copyright © 2013. Drama Populer - All Rights Reserved | Template Created by Kompi Ajaib Proudly powered by Blogger