logo blog
Selamat Datang Di Blog Kompi Males
Terima kasih atas kunjungan Anda di blog Kompi Males,
semoga apa yang saya share di sini bisa bermanfaat dan memberikan motivasi pada kita semua
untuk terus berkarya dan berbuat sesuatu yang bisa berguna untuk orang banyak.
loading...

Entertainer Episode 3 - 1



Di saat Ha Neul menoleh ke arah pintu dan tiba-tiba Geu Rin datang sehingga membangkitkan semangat Ha Neul yang sempat hilang karena Geu Rin mengatakan kalau dia tidak akan datang ke audisi Ha Neul. Ha Neul mulai bernyanyi dan semakin bersemangat karena Geu Rin memberikan seyuman nya pada Ha Neul dan mengisyaratkan kalau dia sedang menyemangati Ha Neul.


Tak lama Suk Ho dan Min Joo datang.



Selesai audisi Ha Neul mengejar Geu Rin yang sedang berjalan  pergi dari gedung itu.

“Kau mau pergi kemana?” ucap Ha Neul sambil berlari dan menghentikan Geu Rin dengan memegang tangannya.

“Aku harus pergi ke suatu tempat. Makan sianglah dengan yang lain kita bertemu nanti di rumah,”ucap Geu Rin.

“Kalau begitu, aku ikut denganmu,”ucap Ha Neul.

“Noona tidak akan lama kok, sampai jumpa di busan,” ucap Geu Rin dan pergi meninggalkan Ha Neul. Namun baru beberapa langkah Geu Rin melangkah, dia langsung berbalik dan berkata, "Kerja yang bagus. Bagus, Ha Neul." 

Ha Neul pun tersenyum mendengarnya dan Suk Ho melihat nya.


Di sebuah Restaurant Ha Neul dan yang lainnya sedang makan Jajangmyeun namun Ha Neul tidak terlalu fokus pada makanan, dia terus melihat ke arah wajah Suk Ho yang berdarah. Sedangkan Kayle dan Man Sik sibuk membicarakan tentang audisi tadi, mereka bilang kalau mereka pasti lolos ke babak selanjutnya karena mereka melihat reaksi para juri tadi. 

Namun Suk Ho berkata kalau kalian belum melihat tim yang lain, dan dari yang Suk Ho lihat mereka semua kelihatan profesional. Dan pendapat Suk Ho langsung di balas dengan tatapan kesal dari Man Sik dan Kayle.

“Apa kau meminjam uang di rentenir? kenapa kau bisa kena pukul kalau bukan karena kau ada utang atau masalah wanita?”tanya Ha Neul tiba-tiba.


“Apa kau yang namanya Ha Neul?”tanya Min Joo dan Ha neul langsung melihat ke arahnya.

“Dunia yang kau tahu, hanya ketika kau berusia 19 tahun dan dunia orang dewasa sangatlah berbeda. Aku tidak suka cara bicaramu,”ucap Min Joo

“Kau tidak mau pergi ke dokter? Kau bahkan tidak bisa mengunyah jajangmyeonm mu,”ucap Ha Neul pada Suk Ho.

“Aku akan mengunyah setiap helai mienya dan menelannya. Ayo kita makan sebelum makanannya dingin,” jawab Suk Ho dan Ha Neul masih melihat ke arahnya.



Di gedung KTOP, Geu Rin datang menemui Tuan Kim Joo Han untuk menanyakan apakah ada trainee yang bernama Lee Ji Young, namun Tuan Kim berbohong dengan berkata kalau dia tidak pernah mendengar nama itu dan mereka punya banyak trainee disini. Geu Rin meminta bantuan untuk mengecak nya dahulu karena itu sangat penting. Tuan Kim menjawab iya dan akan memeriksanya dan berjanji akan menghubungi Geu Rin jika ada. Geu Rin memberikan nomor teleponnya pada Tuan Kin.


Beralih ke tempat Suk Ho ya itu bekas Drom Jackson. 

“Apa? Kau tidak akan membiarkan mereka lanjut bahkan jika mereka lolos dari babak pertama?”tanya Man Sik.

“Apa kau tidak tahu band yang mengikuti audisi tidak seharusnya menjadi di bawah pihak agensi? Audisi itu.. hanya lah unruk meningkatkan popularitas Ocean Music,”jawab Suk Ho sambil memegang perutnya.

“Aku tidak percaya itu...karena kaulah yang disini direktur agensinya,”ucap Min Joo

“Apa yang kau bicarakan? Katakan saja pendapatmu dan appa yang kau lihat pada Tn. Jeong. dia tidak akan menyesal menginvestasikan 200.000 dolar di album ini, ”ucap Suk Ho.


“Kau memang orang yang jahat, bagaimana kau bisa menipu Min Joo seperti itu?” kata Man Sik

“Hyung, katakan yang sebenarnya. Bukan, bersumpahlah pada harga dirimu sebagai komposer,”ucap Suk Ho.

“Aku punya harga diri yang tinggi,”ucap Man Sik.

“Menurutmu...apa mereka akan berhasil?”tanya Suk Ho

“Kau tahu musik. Kau tidak bisa punya keterampilan saja... kau juga membutuhkan perasaan anak itu, Jo Ha Neul.. punya perasaan. Dia punya perasaan yang tulus, mereka berdua tampan. Mereka akan berhasil, bukan bagitu? Selama kau tidak menipu,”ucap Man Sik

“Apa maksudmu aku menipu?”tanya Suk Ho lalu menerima telepon dari Kim Joo Han asisten Suk Ho dulu.


Joo Han berkata kalau Suk Ho sedang memproduksi sebuah Band dan kakak dari vokalis nya itu terus saja datag ke KTOP.  Joo Han juga ingin memberitahu sekarang agar Suk Ho tidak salah paham, agar Suk Ho tidak berfikiran bahwa Joo Han yang menyambar artisnya lagi dan meminta Suk Ho mengawasi artisnya dengan baik.


Di ruangan Tuan Kim Joo Han sudah ada Lee Ji Young seorang trainee yang di tanyakan oleh Geu Rin kakaknya Ha Neul tadi. Lee Ji Young adalah trainee yang dibantu Ha Neul tapi Ha Neul malah  di  tuduh melakukan pelecehan seksual oleh Ji Young.

“Apa kau tinggal bertetanggan dengan Ha Neul?” tanya Tuan Kim


“Kenapa kau menanyakannya?”tanya Ji Young balik.

“Kakaknya datang lagi, dan bilang kalau dia pernah melihatmu di sini. Dia bertingkah seperti itu.. karena kau terus menghindarinya. Apa kau tidak akan bergerak?”tanya Tuan Kim dan itu membuat Ji Young berfikir.


Di luar Ji Young sedang menelpon seseorang dan berkata kalau dia akan segera debut, dan bertanya kalau dia tidak memberi tahu siapa-siapa bahwa kita sering menelepon. Dan Jin Young meminta bantuan orang itu dan melakukan sesuatu untuknya.


Kembali ke Suk Ho dimana dia terlihat kesal saat selesai meneriman telepon dari Joo Han. Man Sik bertanya itu siapa, namun Suk Ho tidak menjawab dan berdiri untuk menelpon seseorang. Orang yang ia telepon adalah Jo Ha Neul. Suk Ho lalu bertanya apa Ha Neul sedang dalam perjalanan ke Busan dan Ha Neul menjawab iya. Suk Ho berfikir namun akhirnya dia berkata sudahlah, semoga sampai dengan selamat dan akan menghubunginya nanti.


Di Gedung KTOP tepatnya di ruangan Tuan Lee Jong Suk. Tuan Lee berkata kalau dia mendengar Suk Ho sedang sibuk mengurus artis barunya. Dan Joo Han memberi tahu kalau Suk Ho sedang memproduksi sebuah band. Tuan Lee bertanya apakah Suk Ho harus berkeliaran seperti itu. dan Joo Han menjawab dia berusaha untuk membuat band nya berhasil. Tapi Joo Han akan mengurusinya.



Di ruangan CEO Shin, Suk Ho sedang melihat- lihat beberapa kertas dan memikirkan tentang Geu Rin yang pergi ke gedung KTOP. Tiba- tiba datang seseorang yang tidak di kenal sambil  membawa Gitar. 

“Siapa kau?”tanya Suk Ho bingung.

“ Halo. Aku Na Yun Soo dari venus 7080,”ucap Yun Soo tersenyum dan menunduk hormat.

“Apa? Venus 7080?”tanya Suk Ho dan teringat pada sesuatu.


Flashback
Di sebuah bar yang bernama Venus 7080 Yun Soo sedang menghibur tamu yang ada di ruangan itu. dan tamu itu adalah Tuan Jeong dan Suk Ho bersama dua wanita penghibur.

“Kau bersikeras datang ke Gangbuk yang mengindikasikan.. bahwa kau,Tn. Jeong memiliki selera yang aneh,”ucap Suk Ho dengan sedikit mabuk.

“Dalam musik tidak ada yang namanya Gangnam atau Gangbuk,”ucap Tuan Jeong lalu berdiri untuk menyanyikan sebuah lagu.

“Apa aku sudah cerita pada kau kalau aku dulu pernah masuk band?”tanya Tuan Jeong pada Suk Ho.

“Kau sudah mengatakannya sejuta kali, silahkan saja,”jawab Suk Ho.

“Oke-oke, ”jawab Tuan Jeong dan pergi kedepan.

Tuan Jeong ingin memakai gitar milik seotang pemuda yang bernama Yun Soo namun, ia tidak mengizinkannya. Namun Tuan Jeong memaksa, dan Yun Soo berkata kalau dia akan memainkan gitar untuk Tuan Jeong. Tuan Jeong mengeluarkan dompetnya dan memberi uang pada Yun Soo namun Yun So masih tidak mau memberikan gitarnya.


“Kenapa kau melakukan itu?” tanya Suk Ho tiba-tiba.

“Sedang apa kau sekarang?”tanya Tuan Jeong.

“Hanya saya yang bisa memainkan gitarku,” jawab Yun Soo.

“Anak ini, hei!!! Ku hanya ingin bermain gitar, kenapa kau nyolot sekali? Apa gitar itu dari emas atau apa?”tanya Tuan Jeong kesal dan melempar uang pada Yun Soo. Suk Ho melepas jasnya dan berdiri.

“Maaf, saya tidak bisa membiarkan anda memainkannya,”ucap Yun Soo

“Hei! Panggil manajernya kesini!”ucap Tuan Jeong, namun Suk Ho langsung memeluknya.

“Hei, boss. Kau sedang mabuk?” ucap Suk Ho dan menyuruh Tuan Jeong untuk duduk. "Mari kita bernyanyi, pilih lagunya,”tambah Suk Ho.

“Kau hanya lah seorang entertainer, apa kau takut gitarmu jadi kotor?”tanya Tuan Jeong.

“Tidak bisakah seorang entertainer menjadi instrumennya?”tanya Suk Ho dan ucapan itu membuat Yun Soo menoleh pada Suk Ho. “Hyungnim, aku tahu kau hebat dalam bermain gitar, aku akan mendengarkannya lagi lain waktu,”ucap Suk Ho lalu menempelakan dahinya pada dahi Tuan Jeong. Suk Ho kemudian mengajaknya bernyanyi lalu bertanya apa Tuan Jeong menyukai Kim Kwang Seok.

Flashback end


Kembali ke tempat Suk Ho dan Yun Soo.

“Bagaimana kau bisa menemukanku?”tanya Suk Ho.

“Tuan Jeong adalah seorang pelanggan di Venus 7080. Saya dengar anda memulai bisnismu sendiri,”jawab Yun Soo dengan senyuman yang tidak hilang dari wajahnya.

“Apa kau tahu hal yang lain lagi?”tanya Suk Ho.

“Ha~ saya membaca di berita kalau Jackson meninggalkanmu,”ucap Yun Soo masih dengan tersenyum.

“Kalau begitu kau sudah tahu segalanya. Lalu kenapa kau datang pada orang yang sudah gagal ini?”tanya Suk Ho

“Bukankah anda memerlukan pemain musik? Meskipun saya bermain di sebuah band kecil di bar saya biasa bermain gitar saat masih di sekolah,”jawab Yun Soo sambil tersenyum lebar dan Suk Ho menjawab kalau dia memang ingin membentuk sebuah band, namun dia sudah punya seorang gitaris untuk band-nya. Mendengar itu Yun Soo terlihat kecewa, sehingga Suk Ho bertanya apa Yun Soo bisa bermain bass. 

“Ya, saya bisa memainkannya dengan baik,” jawab Yun Soo dengan semangat.


Keesokannya Suk Ho bicara pada anggota band yang lain kalau di sudah menemukan orang yang pas untuk mengisi bagian bass dan orang itu bilang kalau Suk Ho kelihatan keren saat Suk Ho masih di KTOP. Ha Neul menanyakan bagaimana dengan pemain drumnya. Suk Ho bilang dia akan mengurusnya dan meminta Ha Neul tidak mengomelinya lagi. Tak lama ada orang yang mengetuk pintu. Suk Ho bilang kalau dia itu sopan, karena dia tidak akan masuk sebelum mengetuk pintu.

Yun Soo datang dengan membawa seorang anak kecil. Semua yang ada di situ bingung kanapa dia membawa seorang anak kecil. Suk Ho menanyakan apa itu keponakannya, namun Yun soo menjawab kalau dia adalah anaknya. Spontan itu membuat orang yang ada di sana terkejut kecuali Ha Neul. Suk Ho ingin mengajak Yun Soo bicara di luar namun anaknya menarik Yun Soo. 


Melihat itu, Ha Neul langsung mendekati anak itu. Ia bertanya nama dan anak itu menjawab kalau namanya adalah Na Chan Hee. Ha Neul mengajak anak itu bermain, awalnya dia takut namun setelah Yun Soo mengizinkan Chan Hee mau ikut bersama Ha Neul. Suk Ho pun langsung mengajak Yun Soo keluar.


Di luar Suk Ho langsung bertanya berapa umur Yun Soo dan anaknya. Yun Soo menjawab 25 tahun dan anaknya berumur 5 tahun. 

“Kenapa kau tidak bilang kalau kau sudah punya anak?”tanya Suk Ho terlihat frustasi.

“Aku takut kau akan menolakku,” jawab Yun Soo.

“Tentu saja, seorang ayah yang punya anak tidak bisa menjadi seorang selebriti,”ucap Suk Ho namun belum selesai dia bicara Yun soo memotongnya dengan menjawab kalau dia tak ingin menjadi seorang selebriti karena yang dia inginkan hanya menjadi seorang musisi.

“Itu sama aja, apa kau pikir aku menyusun sebuah band untuk sebuah bar?” ucap Suk Ho marah, namun amarahnya langsung reda ketika dia melihat wajah Yun Soo yang terlihat akan menangis.“Baiklah, aku mengerti...tapi aku tidak perlu seorang ayah ada di band ku,”ucap Suk Ho dan Yun Soo berjanji akan bekerja keras. Namun Suk Ho tetap pada pendiriannya, dia tak ingin ada pria yang sudah menikah di band-nya. 


“Aku belum menikah, ”ucap Yun Soo.

“Apa kau bercanda? lalu anak itu?”tanya Suk Ho.

“Aku orang tua tunggal,”jawab Yun Soo dan itu membuat Suk Ho tertawa kesal. Suk Ho kemudian memberi uang pada Yun Soo. Namun Yun Soo tidak mengambilnya. Yun Soo meminta maaf dan berkata kalau seharusnya dia mengatakan semuanya di awal lalu pergi. 

Namun baru beberapa langkah Yun Soo berhenti, “Tapi, saat kau bilang instrumen seorang entertainer itu sangat berharga, aku sangat berterima kasih, ”ucap Yun Soo dan pergi.


Di dalam, Ha Neul sedang bermain dengan Chan Hee, namun Kayle tampak tidak senang dengan keberadaan Chan Hee. Tak lama kemudian Yun Soo masuk dan mengajak Chan Hee pulang. Saat Yun Soo dan Chan Hee sudah pergi Kayle tampak sangat senang dan bahagia.


“Tidak boleh ada pria yang sudah menikah di sebuah band, aku sangat menghormati keputusanmu” ucap Kayle senang sambil merangkul lengan Suk Ho namun dilepaskan oleh Suk Ho.

“Dia tidak bergabung dengan kita?”tanya Ha Neul.

“Bergabung apa? Apa kau tidak lihat?dia punya seorang anak, dia ayah tunggal tanpa seorang istri.”jawab Suk Ho.

“Apa kau bilang?”tanya Kayle terkejut.

“Mantan napi di perbolehkan, tapi yang baik hidup dengan baik dan bisa mengurus anak tidak diperbolehkan?”tanya Ha Neul.

Kayle yang tidak tahu kalau Ha Neul adalah mantan narapidana, langsung bertanya apa maksudnya. Namun Suk Ho langsung mengalihkan pembicaraan, agar Kayle tidak salah paham dan tidak tahu kalau Ha Neul adalah mantan nara pidana.


Saat berjalan keluar, Kayle bertanya apa dia bisa bertemu dengan Suk Ho di akhir pekan. Saat melihat Ha Neul, Kayle pun mengeluh karena tempat tinggal Ha Neul terlalu jauh dan menyarankan padanya untuk pindah. Tak menjawab saran Kayle, Ha Neul bertanya balik apa Kayle tak jadi pulang. Tak mau mengulur waktu Kayle pun memilih pulang.



Suk Ho berjalan pergi dan Ha Neul mengikutinya sambil bernyanyi. Tantu saja diikuti seperti itu membuat Suk Ho kesal dan Ha Neul langsung mengungkapkan kalau dia juga merasa kesal saat Suk Ho terus mengikutinya. Karena Suk Ho jadi semakin kesal, Ha Neul pun memilih pergi sambil bernyanyi dan menggoyangkan pinggulnya. Melihat itu Suk Ho pun bergumam kalau Ha Neul itu tidak normal.


Di ruangannya Suk Ho masih memikirkan tentang Yun Soo dan itu teringat pada kata-kata Ha Neul tentang “Mantan napi di perbolehkan, tapi yang hidup dengan baik dan bisa mengurus anak tidak diperbolehkan” juga ucapan Yun Soo yang berkata “ketika kau mengatakan instrumen itu berharga untuk seorang entertainer. Aku sangat berterimakasih dengan ucapan itu."

Mengingat semua pernyataan itu tambah membuat Suk Ho bingung.



Suk Ho berjalan menuju Bar dimana Yun Soo bekerja, namun ia masih ragu untuk masuk dan ia meyakin kan diri lalu masuk ke dalam bar itu. Di sebuah ruangan Suk Ho melihat Yun Soo sedang di marahi oleh seorang pria. Suk Ho pun masuk dan mengajak Yun Soo keluar. Melihat Suk Ho membuat senyum di wajah Yun Soo mulai terukir. Yun Soo kemudian mengajak Chan Hee yang sedang tidur untuk pulang. Suk Ho melihat itu dan berkata kalau hidup Yun Soo sangat sengsara.


Diluar, Suk Ho bertanya apa Yun Soo ada gitar bass. Yun Soo pun menjawab kalau dia akan mencarinya. Jawaban itu membuat Suk Ho tertawa dan menyuruh Yun ho datang ke kantornya besok. Karena Suk Ho ingin mendengar bagaimana permainan bass Yun Soo. Suk Ho berjalan pergi dan saat sedang berjalan dia tiba-tiba berteriak dan membuat Yun Soo terkejut.


Keesokannya, Kayle datang dan melihat Suk Ho sedang tertidur dan Kayle pun membangunkannya. Kayle menanyakan kenapa kita berlatih tiba-tiba dan apa Ha Neul sudah datang. Suk Ho menjawab belum dan tepat disaat itu terdengar suara Chan Hee. Mendengar itu Kayle langsung histeris.

“Tolong katakan padaku aku mendengar hal yang tidak-tidak, tidak ada suara itu,’kan? Tidak,’kan?”tanya Kayle.

”Kau punya pendengaran yang baik. Benar”ucap Suk Ho


Yun Soo dan Chan Hee masuk. Melihat mereka Kayle merasa kesal tapi Chan Hee malah tertawa. Suk Ho menyuruh Kayle menulis lagu untuk band namun Kayle keberatan. Namun Suk Ho tetap percaya pada kemampuan Kayle karena dia pernah bersekolah di Julliard. Sekolah elit yang banyak menjadi incaran orang untuk bisa masuk kesana. Tapi Suk Ho berkata lagi kalau Kayle tidak bisa, Suk Ho tidak akan memaksanya.

Kayle kemudian mengusulkan untuk di rapatkan kembali bersama Ha Neul di akhir pekan nanti. Yun Soo pun bertanya kenapa mereka harus berlatih di akhir pekan dan Kayle menjawab kalau vokalis mereka adalah anak SMA yang hanya bisa datang pada akhir pekan. 

Kayle lalu berkata kalau dia akan pergi ke Busan dan mendiskusikan lagunya dengan Ha Neul. Yun Soo dan Chan Hee meminta ikut, tapi Kayle menolak dan meminta agar anak Yun Soo di titip kan pada seseorang. Suk Ho kemudian memberitahu Kayle kalau Yun Soo lebih tua darinya dan karena itu Yun Soo bisa berbicara informal pada Kayle. 


Di stasiun Ha Neul menunggu kedatangan mereka dan Ha Neul tersenyum ketika melihat Kayle bersama Yun Soo dan Chan Hee. Chan Hee langsung berlari menuju Ha Neul. 


Di depan sebuah kedai Ha Neul dan yang lainnya sedang mendengarkan Kayle memainkan gitarnya. Selesai bermain gitar, Kayle pun bertanya pendapat mereka tentang 3 lagu yang sudah dia nyanyikan. Yun Soo menyukai lagu ke dua dan Ha Neul lebih suka pada lagu yang ketiga.

“Kenapa kau suka yang ketiga?” tanya Kayle

“Karena kedengarannya indah,” jawab Ha Neul dan  Kayle tertawa.

“Kau banyak berkencan,ya?”tanya Kayle.

“Kenapa?” ucap Ha Neul tak mengerti.


“Kau tahu aku menulis lagi ini sambil memikirkan saat pertama kali aku bertemu mantan pacarku,”ucap Kayle tersenyum.

“aku tidak kencan untuk membuat lagu,”ucap Ha Neul lalu meminum minumannya.

“Jadi, apa ada orang yang sukai?”tanya Yun Soo dan Ha Neul tak menjawab.


Di tempat kerjanya Gae Rin sedang bekerja dan ia sangat senang karena anggota band Ha Neul akan -temandatang hari ini. Geu Rin menelepon Ha Neul dan bertanya apa teman-teman Ha Neul benar2 datang. Ha Neul pun mengiyakan dan Gae Rin menyarankan agar mereka semua menginap di rumah mereka.



Ketika Geu Rin pulang dia melihat ada 4 orang pelajar sedang mencoret-ceret rumah nya dengan cat yang tertulis [pemerkosa, memalukan bagi komplek ini, cabul, pemerkosa, sampah mantan napi]. Geu Rin langusng mengusirnya dan ia sangat terkejut dengan apa yang telah mereka lakukan. Saking shock-nya Geu Rin sampai menjatuhkan kantong sayurannya dan menelpon Ha Neul agar mereka semua tidak datang ke rumah dulu, tapi nomor Ha Neul tidak aktif. Sebelum Ha Neul dan teman-temannya datang, Geu Rin pun membersihkan tulisan itu tapi tidak bisa.


Tak lama kemudian, Ha Neul dan teman-temannya datang dan melihat tulisan itu. Mereka sangat terkejut dengan apa yang mereka lihat sekarang. Ha Neul melihat Geu Rin yang sedang susah payah membersihkan semua tulisan sambil  menangis dan tangan yang berdarah. Ha Neul pun menghentikan Geu Rin.

Ha Neul meminta teman-temannya pulang karena dia tak bisa membahas tentang lagu sekarang. Namun Gaeu Rin ingin bersikap biasa saja dan menyuruh mereka semua masuk rumah. 


“Lihatlah tanganmu. Kau berdarah. Aku akan membawakan salep untukmu. Aku akan mentraktir kalian makan siang akhir pekan ini di Seoul, maafkan aku,” ucap Ha Neul dan menarik tangan Geu Rin lalu masuk ke dalam rumah.

“aish, sudah kuduga ada yang tidak beres!”ucap Kayle kesal.

“Ha Neul ternyata....”ucap Yun Soo.

“Tn.Shin pasti sudah gila, kenapa kau berdiri di sana? ayo pergi!”ajak Kayle lalu pergi, namun Yun Soo dan Chan Hee tetap berdiri di sana.


Di sebuah ruangan Tn. Jeong dan Tn. Kim sedang membicarakan tentang investasi yang Tn. Jeong berikan pada Suk Ho. Tn.Kim meminta Tn. Jeong membatalkan investasinya pada Suk Ho secepat mungkin , tapi Tn. Jeong tidak bisa membatalkannya karena dia sudah investasi sebanyak 200.000 dolar. Tn. Kim juga meminta Tn.Jeong untuk berinvestasi di album barunya Lee Jung Hoon, namun Tn.Jeong juga mengatakan tidak bisa karena direktur Tn.Kim membuat album dengan tangannya sendiri. Tn.Jeong tidak bisa menandatangani surat-surat itu dan tidak mau ada salah paham. Namun Tn.Kim tetap memaksa dan akan memastikan Tn.Jeong mendapat bagiannya. 


Kita kembali ke rumah Geu Rin sedang membolak-balikan tangannya.

“Aku pasti punya kulit yang kuat. Lukaku langsung sembuh dalam waktu siangkat, tidak sakit sama sekali. Aku baik-baik saja, kita bisa mengecat pagar dan temboknya,”ucap Geu Rin saat melihat Ha Neul diam tidak menanggapinya. "Para anggota band akan terkejut. Bagaimana jika mereka memikirkan yang tidak-tidak?? Aku harus menjelaskannya pada mereka,”tambah Geu Rin.

Di luar terdengar suara - suara dan merekapun  keluar untuk melihatnya. Ternyata itu adalah  Yun Soo dan Chan Hee yang sedang melukisi pagar rumah Ha Neul untuk menutupi tulisan-tulisan itu.


Di ruang bekas Jackson terlihat semua barang-barang  sudah di beri label penyitaan properti. Terlihat Suk Ho yang sedang merenung, dan tak lama Min Joo datang.

“Hei, apa yang terjadi?”tanya Min Joo.

“Kurasa semuanya sudah diputuskan. Lihatlah kekacauan ini,”ucap Suk Ho.

“Aku akan menghubungi Tn.Jeong,”ucap Min Joo.

“Kita pergi saja,”ucap Suk Ho sambil memegang tangan Min Joo.

“Kemana?”tanya Min Joo.

“kita harus bertemu Tn.Jeong dan mendengarkan apa alasannya terlebih dulu.”ucap Suk Ho.


Diruangan Tuan Jeong, Suk Ho dan Min Joo menuggu. Namun seorang pegawai perempuan bekata kalau Tuan Jeong akan pulang lebih awal hari ini. Mendengar itu, Suk Ho berkata kalau Tn.Jeong sedang mencoba menghindari mereka. Suk Ho kesal dan menendang meja lalu berdiri. Suk Ho meminta alamat rumah Tn.Jeong pada Min Joo. Min Joo berkata kalau dia akan ikut namun Suk Ho tidak mengizinkannya.


Beralih ke Busan tepatnya di rumah Ha Neul. Ha Neul keluar rumah. Yun Soo memanggil Ha Neul dan Ha Neul pun menoleh ke arahnya.

“Aku mungkin bukan orang terbaik yang mengatakan hal ini...tapi jangan berkecil hati, aku tidak jauh lebih tua darimu, tapi ada kalanya sesuatu tidak berjalan sesuai dengan keinginanmu. Aku percaya ucapan kakakmu. Aku percaya padamu,”ucap Yun Soo sambil tersenyum.

“Chan Hee menunggumu, kau harus pulang,”ucap Ha Neul.

“Jangan bicara terlalu sopan padaku aku merasa begitu tua jika kau berbicara kepadaku sperti itu,”ucap Yun Soo sambil tersenyum dan Ha Neul pamit pergi.

bersambung ke part 2



Enter your email address to get update from Kompi Ajaib.
Print PDF
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »

loading...
Copyright © 2013. Drama Populer - All Rights Reserved | Template Created by Kompi Ajaib Proudly powered by Blogger