logo blog
Selamat Datang Di Blog Kompi Males
Terima kasih atas kunjungan Anda di blog Kompi Males,
semoga apa yang saya share di sini bisa bermanfaat dan memberikan motivasi pada kita semua
untuk terus berkarya dan berbuat sesuatu yang bisa berguna untuk orang banyak.
loading...

Sinopsis Ms. Temper And Nam Jung Gi Episode 13 - 2


Da Jung bersama yang lain melakukan rapat dan Manager Yang ikut serta. Jung Gi mengatakan kalau mereka akan memberikan tanda tangan artis terkenal untuk pelanggan, sebagai peringatan hari pembukaan toko bebas pajak. Dasar pembuat emosi, Manager Yang nyeletuk kalau apa yang mereka semua rencanakan itu terlalu berlebihan. Dia berpendapat kalau mereka harus realistis dalam merencanakan sesuatu. Selain itu, dia tidak percaya kalau Lovely punya kekuatan untuk mencapai kesuksesan kali ini. Jung Gi menjelaskan kalau mereka bekerja selama ini memang dengan cara seperti itu, mereka tidak bersaing dengan angka seperti yang di lakukan Gold, tapi mereka bersaing dengan ide-ide dan kecepatan mereka. 

“Apa dia hanya orang bodoh atau orang gila? Dia hanya tidak punya akal sehat! Bagaimana dia berhasil mendapatkan pekerjaan?” gumam Young Mi tentang Manager Yang. Jung Gi, Hyun Woo dan Mi Ri langsung berusaha menahan tawanya saat mendengar pernyataan Young Mi. Young Mi kemudian berkata pada Da Jung kalau mereka akan mengirim kuesioner ketika acara sudah selesai. 


Jung Gi pergi menemui manager Pabrik dan bertanya apa semuanya berjalan dengan lancar untuk produk yang akan mereka jual di toko bebas pajak nanti. Manager Pabrik memastikan kalau semuanya baik-baik saja dan dia juga menjamin kuantitas produk sebelum mengirim barang. 

Jung Gi kemudian bertanya tentang Tava Tech pada Manager Pabrik, karena perusahaan mereka memang tak begitu jauh dari pabrik. Mendengar nama Tava Tech, sang managerpun langsung ingat kalau itu adalah perusahaan yang di tutup gara-gara CEO-nya bunuh diri. Jung Gi pun meminta manager untuk mencari tahu daftar nama pekerja di perusahaan itu dan sang manager menyanggupi. 


Bong Gi pulang pagi, dia mengenakan stelan jas dan itu membuat Yong Gab bertanya, darimana dia dengan pakaian seperti itu. Bong Gi pun hanya menjawab kalau dia sudah mendapatkan pekerjaan. Mendengar itu, Yong Gab penasaran dan bertanya-tanya apa benar Bong Gi sudah mendapatkan pekerjaan. 


Toko bebas pajak milik Lovely pun di buka, mereka menghadirkan Cheetah disana untuk memberikan tanda tangan pada semua pelanggan yang datang. Dengan kehadiran Cheetah, toko Lovely langsung di hadiri banyak pelanggan. Jung Gi puas dan senang melihatnya. Da Jung muncul dan dia hanya berdiri di belakang Jung Gi tanpa berkata sepatah katapun lalu pergi lagi. 


Direktur Kim memperkenalkan Yoon Ho pada Ji Sang, karena Yoon Ho ingin bergabung dengan mereka dan menghancurkan Lovely. Namun Ji Sang tak sepenuhnya percaya pada Yoon Ho, dia sangat yakin ada maksud di balik keinginan Yoon Ho bergabung dengan mereka. 


Toko sudah tutup dan produk Lovely terjual banyak hari itu. Mi Ri kemudian meminta Da Jung untuk mentraktir mereka semua makan malam. Namun Young Mi langsung berkata kalau Da Jung tidak pernah suka dengan acara seperti itu, jadi sebagai gantinya dialah yang akan mentraktir mereka bertiga untuk merayakan comeback-nya di Lovely. Tak mau Young Mi yang membayar semua makanan dan minuman, Jung Gi pun berkata kalau dialah yang akan membayar minumannya. 


Tepat disaat itu Manager Yang muncul dan memberitahu mereka semua kalau Ji Sang mengajak mereka makan malam mewah. Di depan semuanya, Ji Sang berterima kasih atas semua kerja sama Da Jung yang berhasil membuat semua penjualan Lovely sukses. Tentu saja Da Jung tak menyambut baik ucapan terima kasih dari Ji Sang, Da Jung hanya menatapnya dengan tatapan tidak senang. Semua orang menikmati menu makan malam mereka kecuali Da Jung. Saat Jung Gi bertanya kenapa Da Jung tidak makan, Da Jung hanya menjawab kalau dia sedang tidak nafsu makan dan hanya ingin minum. Dengan perhatiannya, Jung Gi menuangkan minum untuk Da Jung. Ji Sang melihat yang mereka lakukan dan dia merasa kalau Da Jung dan Jung Gi sangat dekat. 

Mumpung lagi kumpul, Presdir Jo pun mempersilahkan Ji Sang untuk berkata sepatah dua patah kata untuk mereka semua. Ji Sang berkata kalau alasan dia mengajak makan malam adalah untuk merayakan keberhasilan membuka toko bebas pajak dan juga untuk merayakan kedatangannya di Lovely. Saat Young Mi berkata kalau Ji Sang sudah membuat Lovely terlihat mewah dengan mengajak makan malam mewah seperti itu, Ji Sang pun menjawab kalau dia sudah menganggap semua pegawai Lovely sebagai keluarga.

"Sangat menjijikan," komen Da Jung saat mendengar Ji Sang berkata kalau mereka semua itu keluarga. Tentu saja komentar Da Jung tersebut langsung membuat yang lain kaget, khususnya Presdir Jo. "Yang kau lakukan adalah melemparkan restrukturisasi pada kami, dan memanggil kami keluarga? itu tidak mirip dengan gayamu, Lee Ji Sang-shi."

"Tampaknya kau memiliki sedikit masalah denganku, Kepala Ok."

"Orang yang mencoba untuk klaim saham dan masuk perusahaan dengan memberi mereka uang. bajingan yang bertindak sok tinggi dan perkasa dengan yang bahkan bukan miliknya adalah tipe orang paling kubenci," ucap da Jung dengan berani.

"Aku bertanya-tanya bagaimana bisa memenangkan hatimu?" tanya Ji Sang dan kemudian bertanya pada Jung Gi bagaimana caranya memenangkan hati Da Jung. 


"Ya, aku tidak tahu banyak. Tapi akan cukup jika menunjukkan kau sudah berupaya untuk membuat perusahaan lebih baik, mungkin," jawab Jung Gi dan Presdir Jo langsung menegurnya karena Jung Gi berani berkata seperti pada Ji Sang. Namun Ji Sang tak mempermasalahkannya, dia malah meminta Jung Gi menjelaskan apa yang dia katakan lebih detail lagi, dengan contoh yang lebih kongkret. 

"Ya, hal pertama, membuat produk yang baik."

"Dan lagi?"

"Aku ingin jika itu sebuah perusahaan dimana karyawan bisa bekerja dengan gembira," tambah Jung Gi dan mendengar kata gembira, Ji Sang langsung menghubungkannya dengan uang. Jung Gi kemudian menjelaskan kalau uang memang membuat kebahagiaan, namun uang bukanlah segalanya.

"Memiliki kebanggaan dalam pekerjaanku. Kebahagiaan yang aku rasa setelah mencapai apa yang kulakukan. Kebahagiaan yang kudapatkan dari diakui untuk melakukan apa yang kulakukan. Fakta bahwa aku memiliki rekan bersamaku dan semua hal ini membantuku membangun keyakinan bahwa kita bisa mengatasi apapun. Hal-hal seperti ini juga merupakan kebahagiaan bukan?" ucap Jung Gi dan tertawa. Da Jung sedikit tersenyum saat mendengar pernyataan Jung Gi. 

"Kau tidak dapat membeli hal-hal seperti ini dengan uang. Bukankah begitu," ucap Da Jung pada Ji Sang dan Ji Sang hanya tersenyum tipis.


Dalam perjalanan pulang, Manager Dang memberitahu Ji Sang kalau Jung Gi adalah pegawai yang cukup ahli dalam melakukan pengembangan produk. Rumus untuk Pat Pat Serum dan 99 Lipstik adalah karya Jung Gi. Mengetahui informasi tersebut, Ji Sang pun jadi tahu kenapa Jung Gi tidak dipecat, walau sudah ketahuan menerima suap. Ji Sang langsung terdiam saat mengetahui kalau Da Jung dan Jung Gi tinggal di gedung apartemen yang sama. Hmm... Ji Sang terlihat cemburu. 


Jung Gi dan Da Jung sudah berada di dalam lift menuju lantai apartemen mereka berada. Di dalam hati Jung Gi terus ingin bertanya tentang Tava Tech pada Da Jung dan apa Tuan L yang di maksud dalam artikel itu adalah Ji Sang, juga apa hubungan Da Jung dan Ji Sang sebenarnya, apa Ji Sang adalah mantan suami Da Jung atau bukan, namun Jung Gi tak berani menanyakan semuanya.


Da Jung hendak masuk rumah dan dia melihat sebuah kotak hadiah di depan rumahnya, Jung Gi juga melihat, namun dia tak berkata apa-apa, dia hanya mengucapkan salam pada Da Jung lalu masuk ke dalam rumahnya. Da Jung sendiri terlihat tak senang dan marah melihat kotak hadiah tersebut.


Di dalam kamar, Jung Gi bergumam kalau dia tak masalah mau Da Jung dapat kiriman bunga atau yang lainnya. Namun dia mengatakannya dengan ekspresi marah, sampai-sampai dia kerepotan membuka kaus kakinya. Tepat disaat itu Jung Gi teringat pada pernyataan Ji Sang yang ingin memenangkan hati Da Jung. 

"Kenapa aku harus perduli? Aku tidak peduli sedikitpun! apa karangan bunga itu dari dia? atau si creepster? atau mungkin...." tanya Jung Gi penasaran.

Da Jung mendapat sms dari Ji Sang yang berisi, "Aku menikmati makan malamnya."

Paginya, Bong Gi sudah siap berangkat kerja dan bertemu sang kakak yang belum  bersiap. Saat ditanya kemana Bong Gi mau pergi, Bong Gi pun menjawab kalau sudah beberapa hari ini dia bekerja seperti orang dewasa. Tentu saja Jung Gi shock mendengarnya. Dengan semangat Bong Gi berjanji akan bekerja dengan rajin. 


Yong Gab muncul dan memberitahu Jung Gi kalau Bong Gi sudah bekerja selama 3 hari. Tak lama kemudian Woo Joo muncul dan hanya melintas tanpa berkata sepatah katapun. Dia terlihat murung. 

"Ada apa dengan Woo Joo?" tanya Jung Gi dan Yong Gab menjawab kalau Woo Joo sudah seperti itu setelah mengatakan ingin menikahi Da Jung. Mereka menebak kalau Woo Joo sudah patah hati oleh Da Jung.


Jung Gi dan Woo Joo keluar rumah bersama-sama. Jung Gi melihat kotak hadiah berisi rangkaian bunga di dalamnya, masih berada di depan pintu Da Jung. Ternyata Da Jung tak mengambil karangan bunga itu. Tepat disaat itu Da Jung keluar dan Jung Gi menyapanya. Berbeda dari biasanya, kali ini Woo Joo membuang muka dari Da Jung. Tak mau kalah Da Jung pun melakukan hal yang sama, dia juga membuang muka dari Woo Joo. wkkwkw lucu banget scene ini. 

Jung Gi bertanya kenapa Da Jung membiarkan rangkaian bunga tadi malam di biarkan di luar rumah. Da Jung menjawab kalau bunga itu sudah salah alamat, dia tidak merasa kalau bunga itu untuk dirinya. Sekali lagi Woo Joo memalingkan wajahnya dan Da Jung pun melakukan hal yang sama. Mereka bertiga masuk ke dalam lift, tak seperti biasa, Woo Joo memilih jauh dari Da Jung.


Di kantor semua pegawai Lovely heboh karena mereka mendapat bonus dari Ji Sang. Mereka semua merasa senang, kecuali Jung Gi. Dia mencurigai ada sesuatu di balik bonus tersebut. Di kantornya, Presdir Jo terlihat tidak bahagia, seperti ada sesuatu yang mengganggu pikirannya.


Di tengah kesenangan yang dirasa oleh semua pegawai, Manager Yang muncul dan merusak semuanya dengan mengatakan kalau Da Jung mendapatkan bonus karena keberhasilan Pat Pat. Bahkan bonus yang Da Jung dapatkan lebih besar dari bonus yang di berikan pada mereka semua. Mendengar perkataan Manager Yang, Hyun Woo Mi Ri dan Young Mi jadi merasa sedikit kecewa pada Da Jung.


“Bagaimana rasanya, setelah menegaskan hal itu dengan matamu sendiri?” tanya Ji Sang di telpon.

“Jangan bertindak sok tinggi dan perkasa setelah melakukan apa yang tidak seharusnya,” jawab Da Jung dan Ji Sang bertanya apa Da Jung beranggapan kalau kebahagiaan tidak bisa di beli dengan uang. Ji Sang mengaku kalau yang membuat dia penasaran adalah ekspresi wajah Jung Gi setelah mendapatkan bonus darinya. 

“Langsung ke intinya,” ucap Da Jung yang tak mengerti dengan maksud kata-kata Ji Sang. 

“Aku memintamu untuk bertaruh denganku. Siapa yang akan orang pilih, uang atau dirimu? Karyawanmu...maksudku,” ucap Ji Sang.


Kita beralih pada Jung Gi dan karyawan lain yang sedang ngobrol di tempat istirahat. Hyun Woo dan Mi Ri masih bertanya-tanya apa Da Jung adalah tipe orang yang curang. Mi Ri kemudian bertanya bagaimana pendapat Jung Gi tentang Da Jung. 

“Hah! Aku tidak tahu. Tapi apa itu benar-benar penting?” jawab Jung Gi.


“Tepat sekali! Siapa yang peduli jika dia dapat uang tambahan? Mari kita bersungguh-sungguh. Tanpa Kepala Ok, kita tidak akan pernah bisa meluncurkan Pat Pat Serum,” ucap Young Mi dan Hyun Woo membenarkan, karena tanpa Da Jung mereka pasti masih menjadi perusahaan subkontraktor. Mi Ri setuju, namun dia berkata kalau yang seharusnya kecewa adalah Jung Gi karena Jung Gi lah yang merumuskan pembuatan Pat Pat Serum. Jung Gi menjawab kalau dia tak masalah dengan smeua itu. Tanpa mereka semua sadari, Manager Yang menguping pembicaraan mereka semua. Tepat disaat itu, Jung Gi mendapat telepon dari manager Pabrik yang mengatakan kalau dia sudah mendapatkan info mengenai karyawan dari Tava Tech. 


Tak lama kemudian Jung Gi sudah berada di sebuah kedai dan menemui seseorang. Di kantor, Da Jung bertanya keberadaan Jung Gi. Young Mi menjawab tidak tahu namun dia pikir Jung Gi sedang melakukan pekerjaan di luar. Setelah menjawab pertanyaan Da Jung, Young Mi langsung memberi isyarat kalau dia ingin masuk ke ruangan Da Jung dan mengatakan sesuatu. Manager Yang melihat Young Mi masuk ke ruangan Da Jung dan dia merasa curiga.

Di ruangan Da Jung, Young Mi berbisik apa Da Jung tahu Tava Tach, karena Jung Gi keluar untuk mengurus sesuatu yang berhubungan dengan Tava Tach. 


Jung Gi di beritahu orang yang ditemuinya kalau semuanya di mulai dari pinjaman pribadi. Tava Tech adalah perusahaan kertas yang menerima dana investasi. Perusahaan itu kemudian diseret untuk melakukan kesepakatan karena pinjaman dan dengan uang itu, dia membuat perusahaan publik sehingga membuatnya bergabung dengan yang lain. 


Di tempat lain, Presdir Jo juga sedang diceritakan tentang Tava Tech juga. Investor Tava Tech terus menyebarkan kebohongan untuk meningkatkan nilai perusahaan. Kemudian dilakukan peningkatan modal dengan menerbitkan saham baru lalu dia menggunakan modal untuk mendapatkan rentenir terlebih sekali lagi. Investor itu terus melakukan hal tersebut untuk menaikkan nilai perusahaan lagi. 

Jung Gi juga mendapatkan cerita yang sama seperti yang Presdir Jo dapatkan. Dia kemudian bertanya kenapa CEO Oh bunuh diri dan pria itu menjawab kalau semuanya karena keserakahan. 

Presdir Jo shock saat mendengar kalau CEO dari Tava Tech bunuh diri. Temannya menceritakan kalau CEO Oh bunuh diri karena dia kewalahan dengan keserakahannya. 

“Dari investor dari waktu itu... siapa namanya?” tanya salah satu teman Presdir Jo dan teman yang lain menjawab Lee Ji Sang. Mendengar nama itu, Presdir Jo bertambah shock. Namun pada temannya, dia tak mengaku kalau investor untuk Lovely adalah Ji Sang. 


Jung Gi juga di beritahu kalau CEO Oh frustasi karena perusahaannya bangkrut dan dia banyak mempunyai pinjaman pribadi. Pria itu juga mengaku kalau kehidupan mereka juga terasa sulit setelah apa yang terjadi pada CEO mereka. 

“Ya, tapi aku mendengar ada seseorang, yang membujuk CEO Oh melaporkan ini dan menutut pelaku... apa itu seorang karyawan dari Tava Tech?” tanya Jung Gi.

“Tidak, awalnya itu sangat aneh karena tak satu pun dari kita bisa percaya... tetapi orang yang melakukan itu adalah istri Lee Ji Sang,” ucap pria itu dan kemudian memberitahu Jung Gi kalau istri Ji Sang adalah Ok Da Jung. Pria itu juga memberitahu Jung Gi kalau Ji Sang dan Da Jung langsung bercerai setelah kejadian itu. 


Di kantor, Jung Gi terus melihat Da Jung dan Manager Yang mengetahui hal tersebut. Dia merasa ada sesuatu yang sudah Jung Gi ketahui. Ingin membuat kondisi semakin rumit, Mananger Yang menyebar gosip kalau Ji Sang menyukai Da Jung dan alasan Ji Sang berinvestasi di Lovely, semua itu juga karena Da Jung. Manager Yang mengatakan hal tersebut pada Hyun Woo saat mereka sedang berada di toilet. Tanpa mereka sadari, ternyata di dalam toilet juga ada Presdir Jo dan mendengar obrolan mereka. 

Mendengar apa yang di katakan Manager Yang, tambah membuat Presdir Jo ketakutan. Dia mulai mengkhawatirkan nasip Lovely.


Presdir Jo menemui Ji Sang dan meminta konfirmasi tentang rumor yang dia dengar mengenai Ji Sang. Rumor tentang Ji Sang yang menyukai Da Jung. 

“Oh, maksudmu rumor bahwa dia dan aku sudah menikah?” ucap Ji Sang dengan santai.

“Apa? Me-me-menikah?” tanya Presdir Jo shock. 

“Aku tidak menyebutkan kepadamu karena itu tidak terkait dengan bisnis. Tapi ya, memang benar kami pernah menikah. Situasi itu menyebabkan kami bercerai. Tapi itu tidak berarti aku tidak lagi memiliki perasaan untuk dia.”

“Tunggu, jadi apa itu berarti... kau masih memiliki perasaan untuk dia?” tanya Presdir Jo dan langsung merasa sakit kepala, karena Ji Sang hanya tersenyum mendengar pertanyaannya. 


Mananger Yang kembali menyebar gosip, dia bertaruh kalau Presdir Jo pasti akan di tendang oleh Ji Sang dan posisinya di gantikan oleh Da Jung. 


Di kantornya, Presdir Jo benar-benar sudah tak karuan. Dia mengeluarkan semua coklatnya, namun dia tak sanggup mengupas kulit coklat karena sakit ketakutannya. Dalam ketakutannya, Presdir Jo teringat ucapan temannya, “Tempat ini seperti hukum rimba, sungguh. Dunia dimana orang memakan orang lainnya di luar sana.” 

Mananger Yang masih terus mengompor-ngompori Mi Ri dan Hyun Woo dengan mengatakan kalau mereka harus terima jika Da Jung menggantikan Presdir Jo. 

“Hey, Wakil Kepala Yang. Apa maksudmu di belakang mengatakan semua hal tak masuk akal itu?” tanya Jung Gi.

“Apa maksudmu, niatku? Aku hanya menyatakan fakta disini. Tidak bisakah kau tahu dari keadaan saat ini?” jawab Manager Yang.

“Kepala bukanlah tipe orang yang melakukan hal seperti itu! Berhenti menyebarkan rumor tak berdasar,” bela Jung Gi dan Manager Yang bertanya kenapa Jung Gi begitu marah.

“Apa, kau marah karena tidak punya kesempatan melawan CEO Lee?” tanya Manager Yang dan tepat disaat itu Sek. Hwang dengan panik memberitahu mereka semua tentang apa yang Presdir Jo lakukan sekarang.


Di ruangannya, Presdir Jo mencoba bunuh diri. Tak ingin terjadi apa-apa pada Presdir Jo, semuanya langsung pergi ke atas. Jung Gi dan Hyun Woo mencoba menghalangi Presdir Jo bunuh diri. Presdir Jo berkata kalau Da Jung dan Ji Sang sudah menjebak dirinya. Jung Gi pun mencoba menjelaskan kalau semua itu tidak lah benar karena dari awal, Da Jung sudah memperingatkan untuk tidak menerima investasi dari Ji Sang.  Yang membuat Presdir Jo jadi tak karuan adalah karena dia sudah memecat Manager Shim dan di tinggal oleh istrinya, lalu sekarang dia harus bersiap-siap kehilangan Lovely. 


Da Jung masuk dan berkata kalau orang yang gila uang adalah Presdir Jo sendiri, selain itu Da Jung juga sudah memperingatkan Presdir Jo untuk melindungi Lovely. “Siapa yang mengatakan akan “ menangani dan mengambil tanggung jawab sepenuhnya?” teriak Da Jung.

“Hei, kau sangat pintar berbicara! Siapa yang dikalahkan oleh uang sekarang? Kau sudah merencanakan ini sejak meninggalkan Gold dan datang ke sini!” ucap Presdir Jo emosi.

“Apa itu membuatmu merasa lebih baik jika menyalahkan semua ini padaku?” tanya Da Jung dan Presdir Jo ingin bukti kalau Da Jung memang tidak terlibat atas apa yang Ji Sang lakukan. Kesal, Da Jung mengambil papan nama Presdir Jo dan hendak memukulkannya, namun langsung di halangi oleh Jung Gi. Da Jung pun tak jadi melempar papan namanya itu pada Presdir Jo, dia malah menulis sesuatu pada kertas yang ada di meja kerja Presdir Jo. Ternyata Da Jung menulis kata “Surat Pengunduran Diri.” Ya, Da Jung memutuskan untuk keluar dari Lovely.

Bersambung ke episode 14


Enter your email address to get update from Kompi Ajaib.
Print PDF
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »

loading...
Copyright © 2013. Drama Populer - All Rights Reserved | Template Created by Kompi Ajaib Proudly powered by Blogger